Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2016

Antara 2 hati dan mimpi (part 2)

Deg ! hati caca seperti di hantam batu yang sangat keras, memilukan, perih, kenapa harus seberat ini beban yang fatma tanggung . caca tak mau melanjutkan   pertanyaan mengenai orang tua fatma   ia tau itu hanya akan membuat fatma sedih Sepanjang jalan caca memperhatikan indahnya nikmat yang telah Allah berikan ini dan sudah seharusnya untuk di syukuri, ada yang sudah tidak punya kaki tapi tetap berusaha dengan berjualan Koran dan hanya duduk di bibir jalan di lampu merah dengan kopiah putih di kepalanya, kakek itu terlihat sudah lelah tapi tetap saja tak terlalu terlihat raut2 kepayahan itu dari wajahnya, suara kendaraan yang menyatu di udara seolah membentuk irama music tersendiri, nyanyian anak jalanan dengan petikan   gitar dan suara botol2 aqua yang di isi dengan batu serasa enak mereka nyanyikan, rasanya mereka memiliki bakat membuat suatu kreatifitas, lampu merah ini terasa lama kali ini, pandangannya terhenti oleh sesosok tubuh mungil yang menangis d...

Antara 2 hati dan mimpi (part 1)

Caca, remaja solihah yang cantik,cerdas, berbakat dan santun, Serta yang tak kalah penting adalah rasa peka dan pedulinya dengan kehidupan disekelilingnya, yang membuat dirinya seolah sempurna. Semua yang ia miliki lantas tak pernah membuatnya Sombong dan membanggakan diri, justru dia mudah membaur dengan semua kawan2nya   sehingga kawan2 disekelilingnya tak pernah merasa Minder untuk berteman dengannya. Ia memiliki mimpi besar bersama sahabatnya, mimpi yang akan Mereka gapai bersama tapi ketika hatinya terjebak oleh 2 cinta yang mana ia sama-sama tak ingin menyakiti hati keduanya akankah ia memilih salah satunya atau melupakan keduanya dan meneruskan mimpinya bersama sahabatnya ? tak bisakah ia memilih lantas mendapatkan juga mimpinya ? akankah ada akhir yang bahagia untuknya (Antara 2 hati dan mimpi) karna ada saatnya mentari tak begitu cerah seperti biasanya, ketahuilah itu  bukan inginnya tapi ada sesuatu yang menutupiny...