Belajar ikhlas
Memasuki begitu banyak aktifitas yang menuntut harus diselesaikan.
Tak jarang manajemen diri yang kurang ini membuat beberapa aktifitas bertemu dalam satu waktu dan meronta diselesaikan.
Bodohnya diri justru lebih mengedepankan mengeluh dari pada mengambil pelajaran dari kesalahan. Kerjasama tim sudah terlupakan kalau sudah ada yang namanya tumpukan beban, emosian.
Semakin kesini semakin sadar betapa sulit sekali bekerja dengan sepaket rasa ikhlas. Berat sekali? Iya. Tapi tak bisa menyerah dan jangan sampai menyerah.
Meski ikhlas adalah kerja berat yang hanya mampu dilakukan orang-orang hebat. Rasanya diri ini hanya perlu sering berlatih, tak ada yang tidak mungkin jika bersungguh-sungguh. Toh tidak mungkin Allah memerintahkan untuk mengikuti sesuatu yang tak bisa diikuti, bukan kah "laa yukallifullahu nafsan illaa wus'ahaa"
Wahai diri belajarlah lagi memperbaiki niat, belajar bekerja dengan iringan rasa ikhlas, serahkan pada Allah.
Komentar
Posting Komentar